Saturday, 28 February 2015

SAJAK: DAFTAR


Saudaraku,
Lama, suaramu tak ku dengar lagi,
Lama…
Kadang-kadang,
Di tengah-tengah si pongang mortar dan mitraleur,
Dentuman bom dan meriam sahut-menyahut,
Kudengar tindakn irama sajakmu itu,
Yang pernah kau hadiahkan kepadaku,
 Entahlah, tak kunjung namamu bertemu didalam ‘Daftar’.

Tiba-tiba,
Di tengah-tengah gemuruh ancaman dan gertakan,
Rayuan umbuk dan umbai silih berganti,
Melantang menyambar api kalimah hak dari mulutmu,
Yang biasa bersandung itu.
Seakan hiraukan olehmu bahaya mengancam.

Pancangkan!
Pancangkan olehmu, wahai Bilal!
Pancangkan panji-panji Kalimah Tauhid,
Walau-Karihal-Kafirun!...
Berjuta kawan sefaham bersiap masuk,
Ke dalam “daftarmu”…

No comments:

Post a Comment